Pages

Senin, 19 Maret 2012

Resep Sukses

"Belajar Ketika Orang Lain Tidur , Bekerja Ketika Orang Lain Lagi Bermalasan , Dan Bermimpi Ketika Orang Lain Berharap " William A. Ward

Minggu, 18 Maret 2012

Meningkatkan Motivasi Belajar


Tips For Teenagers
Yuks ikuti tips-tips dibawah ini untuk memotivasi kamu dalam meningkatkan semangat belajar :

1. Bergaulah dengan orang yang senang belajar
Bergaulah dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi , bertanyalah dengan bagaimana pengalaman mereka . Kebiasaan semangat belajar itu bisa menular kepada kita . Seperti halnya jika kita berteman dengan teman penjual minyak wangi , pada akhirnya kita juga akan terciprat harumnya minyak wangi 

2. Belajar apapun 
Pengertian belajar disini dapat diartikan secara formal maupun nomformal , seperti belajar menulis , membuat fil , belajar berwirausaha .

3. Belajar dari internet 
Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan orang yang suka belajar . Disana kita bisa bertukar pendapat , pikiran dan memotivasi diri . Contoh jika kita termotivasi untuk belajar bahasa inggris kita bisa gabung ke milis Free-English course@yahoogroups.com 

4. Cari motivator 
Kadangkala , seseorang membutuhkan seorang yang menyemangati dia dalam belajar , seperti : teman , pacar , ataupun pasangan hidup untuk membantu anada agar bisa meraih sebuah prestasi .

Senin, 06 Februari 2012

Learning Is Fun


Tips for Teenager

Apa yang terbayang ketika berbicara tentang liburan, nonton bareng, jalan-jalan? Bukankah semuanya adalah aktivitas yang menyenangkan? Meskipun hanya sebatas membayangkan bukankah ketika membayangkan aktivitas tersebut, yang tergambar adalah aktivitas yang membahagiakan? Lantas bagaimana bayangkan Anda ketika mendengar aktivitas belajar? Mungkin berbagai kesan akan muncul, nah bagaimana dengan pendapat Anda tentang belajar? Apakah aktivitas tersebut adalah aktivitas yang menyenangkan atau sebaliknya?
Belajar, termasuk didalamnya adalah belajar mata pelajaran di sekolah atau belajar mata kuliah, bagi sebagian besar orang adalah aktivitas yang menjemukan, aktivitas yang membosankan, menyiksa dan pasti tidak menyenangkan. Kebanyakan dari kita, jika diberikan kesempatan memilih antara belajar dan mengerjakan aktivitas lain sepertinya mending mengerjakan pekerjaan lain asal jangan belajar, nah bagaimana dengan pengalaman Anda?
Jika situasi ini yang terjadi maka bisa dipastikan kita belum mencintai belajar, jikalau belum mencintai belajar maka yang dirasakan belajar itu sulit, belajar itu membosankan, kita akan malas berlama-lama dengannya, semenit serasa satu jam, apapun yang berkaitan dengan hal ini menjadi aktivitas yang membosankan, nah jika sudah demikian bisa jadi belajar menjadi hal yang berat untuk dikerjakan, jika belajar itu dikaitkan dengan belajar mata pelajaran, nilai ujian yang di dapat biasanya kurang bagus. Imbasnya justru kita akan semakin benci dengan pelajaran itu, jika di skemakan akan menjadi seperti ini:
Sebaliknya mereka yang mencintai belajar, mereka akan dekat dengan aktivitas ini, merasa kangen untuk selalu bertemu, merasa satu jam serasa sekejap, sangat enjoy dan sulit untuk dipisahkan, dan ketika berpisah rasanya pengen segera ketemu, bisa jadi mimpinyapun belajar, nah inikan ciri-ciri orang yang jatuh cinta, dan biasanya mereka yang “jatuh cinta” dengan belajar akan

mendapatkan nilai pelajaran bagus, mereka selalu memiliki hubungan emosi positif dengan belaja, jika kita menyenangi belajar maka pikiran pun akan positif, jika pikiran positif maka tindakanpun positif, jika tindakan positif maka hasil-hasilnya pun akan positif dengan demikian hasil-hasil itu akan meningkatkan kecintaan kita terhadap belajar, skemanya menjadi seperti ini:
Tahukah bahwa sebenarnya suka atau tidak suka kitalah yang membuatnya, kitalah yang menciptakannya. Dengan atau tanpa disadari kitalah yang menghubungkan antara aktivitas tertentu dengan emosi tertentu, melalui pembiasaan melalui pengalaman, melalui informasi dan referensi dan sebagainya sehingga ketika aktivitas itu dilakukan maka secara otomatis hadir pula emosinya.
Orang yang jatuh cinta, bukankah sebelumnya biasa-biasa saja, hanya karena mereka selalu melihat sisi positif dari sesuatu yang dicintainya, lama kelamaan nyaman dan akhirnya jatuh cinta kan? Begitu pula dengan belajar, kita bisa “cinta lokasi” dengan yang namanya belajar.
Sekarang kita ambil contoh pelajran bahasa inggris, adakah yang merasa kelsulitan dengan pelajara itu? Mungkin awalnya kita tidak ada perasaan benci dengan pelajaran tersebut, tapi ada orang lain yang mungkin kita percayai dan kita hormati mengatakan bahwa pelajaran bahasa inggris itu sulit, mungkin awalnya kita tidak menganggap sulit, tapi ada kejadian emosional dalam sekali waktu ujian kamu jeblok dan mendapatkan nilai sangat rendah, atau pengalaman yang terus menerus terjadi sejak TK, SD, SMP lanjut ke SMA memiliki pengalaman dan perasaan yang sama terhadap bahasa inggris, SUSAH ! Betul?
Nah diantara semua hal itu, yang paling berpengaruh terhadap suka atau bencinya kita terhadap pelajaran bahasa inggris adalah kita sendiri, kitalah yang menciptakan perasaan itu, kitalah yang menghubungkan antara pelajaran bahasa inggris dengan perasaan benci itu, maka dengan cara yang sama kita bisa membuat diri kita menyukai bahasa inggris.
Bagaimana caranya?, mungkin itulah pertanyaan yang pertama kamu ajukan, nah berikut saya akan bagikan tipsnya, bagaimana caranya kita bisa mencintai belajar, semoga bermanfaat:
  1. Selalu katakan sesering mungkin dan yakinkan dalam hati bahwa bahasa inggris itu mudah dan aku sangat menyukainya, lakukan setiap bangun tidur, ketika hendak tidur, ketika bertemu dengan guru bahasa inggris, ketika belajar bahasa inggris, semakin sering semakin baik. Intinya adalah pengulangan dan melibatkan perasaan senang pada saat mengucapkannya.
  2. Bergabung dengan guru dan bertemanlah dengan mereka yang menggandrungi mata pelajaran tersebut, banyak-banyaklah berinteraksi dan banyaklah bertanya kepada mereka perihal pelajaran tersebut, dengan cara itu kita akan tahu apa yang menyebabkan mereka sangat gandrung dengan mata pelajaran.
  3. Cobalah untuk beberapa kali menciptakan bayangan dalam benak ketika kamu mendapatkan nilai yang luar biasa ketika menguasai pelajaran tersebut, apa perasaannya, apa yang Anda lakukan dengannya, bagaimana penghargaan orang lain kepada kamu, termasuk orang-orang yang paling dekat dengan kamu, dan bagaimana sikap mereka saat itu. Lakukan hingga benar-benar terimajinasikan.
  4. Carilah waktu dan tempat dimana kamu merasa belajar begitu teramat mudah, posisi menentukan prestasi memang benar adanya, tapi bukan untuk nyontek loh, tetapi untuk membuat Anda nyaman dan merasa tenang ketika berada di situ dan di saat itu.
Oya sobat, tidak membenci bukan berarti mencintai, ciri orang yang mencintai belajar dia tidak akan mengenal pamrih, apalagi mengharapkan nilai, dia lakukan atas dasar kesukaan, dia melewatkan hari dan waktu dengannya, kangen jika lama tidak berjumpa dengannya, selalu teringat dimanapun dan kapanpun, selalu terkesan dalam setiap pertemuan, nah seperti itu pulalah belajar, dengan cara itulah kita akan mendapatkan imbalan dari apa yang kita cintai.

Optimalkan Fungsi Otaknya

Otak anak Anda secerdas otak Einstein, tentu saja jika Anda mampu mengoptimalkan fungsi otak anak Anda dengan benar. Otak anak Anda terdiri dari otak kiri dan otak kanan, yang memiliki karakteristik dan fungsi berbeda, anak Anda juga dilahirkan dengan berbagai bakat kecerdasan yang menurut Howard Gardner disebut dengan multiple intelegences, dan anak Anda juga memiliki karakteristik dan cara yang unik, yang bisa jadi berbeda dengan cara dan gaya belajar anak yang lainnya.
Setiap orang dilahirkan dengan kondisi yang unik, dengan karakteristik dan kepribadian yang berbeda-beda, begitu pula dengan cara dan gaya belajar, pastinya sangat beragam. tidak ada yang bodoh atau pintar. Bisa jadi seorang anak dikatakan bodoh karena mata pelajaran yang diajarkan disampaikan dengan gaya yang berbeda dengan gaya belajarnya. Sebaliknya bisa jadi seorang anak dikatakan pandai, pintar, karena cara mengajarnya sesuai dengan cara belajar anak yang dianggap pintar tersebut.
Seandainya setiap orang tua memahami karekteristik, kerpibadian, gaya belajar anaknya, maka secara otomatis dia akan dapat menentukan cara mengajar yang efektif sehingga proses belajar akan menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Andalah arsitek bangunan masa depan mereka, melalui tangan Andalah para orang tua dan pendidik, Allah mentipkan makhluk ciptaanya, bersama Andalah mereka akan menghabiskan proses kehidupan terpenting dalam sejarah kehidupannya, maka jadikanlah diri Anda menjadi bagian dari sejarah keberhasilan mereka, dan biarkan mereka menorehkan sejarah kesuksesan mereka sehingga di masa depan mereka dapat membangun peradaban mereka yang gemilang.
Michelangelo pernah ditanya tentang karyanya bagaimana cara dia membuat pahatan yang begitu indah, dia menjawab keindahan itu sudah ada di dalam batu pahatannya, tugas dia adalah membuang bagian-bagian yang tidak diinginkan sehingga keindahan batu tampak dan terlihat indah. Begitulah tugas para orang tua dan guru terhadap anak-anak mereka, keindahan sudah Tuhan berikan kepada anak-anak Anda, tugas Anda adalah bagaimana memunculkan potensi mereka sehingga mereka menjadi mahluk yang utuh dengan segala potensi dan kelebihan yang ada pada diri mereka. Anda adalah Michelangelo bagi masa depan anak Anda, Andalah Maestronya…

Perlu Kesabaran Agar Bisa Berhasil

Bukan hanya dalam belajar saja , dalam bidang apapun diperlukan kesabaran yang cukup untuk bisa berhasil . Jika ingin meluncur dengan sempurna dalam permainan ski , atau jika ingin memukul bola dengan tajam dalam permainan tenis , kita butuh metode an pelatih yang handal dan yang paling penting adalah latihan kontinu setiap hari   . Untuk dapat berlatih secara kontinu setiap hari diperlukan pengorbanan dari anak juga orang tua . Perasaan bosan adalah hal yang wajar , akan tetapi bila anak tidak menyerah akan mendapatkan '' kemampuan yang sebenarnya '' , sehingga menjadi lebih bersemangat . Dengan belajar atau mengerjakan tugas secara teratur setiap hari , yang sepintas kelihatannya sepele , akan terbentuk kemampuan yang luar biasa . Seperti saat mendaki gunung yang tinggi , ada perasaan lelah dan ingin menyerah , tetapi saat mencampai puncak ada kepuasan yang luar biasa . Dalam pengalaman berhasil mendaki gunung yang tinggi , terdapat nilai yang besar . Dan untuk dapat melewati gunung tersebut , diperlukan dorongan dan semangat dari orang tua . 

Tips Kreatif Menumbuhkan Semangat Belajar



Untuk mendapatkan ilmu hanya ada satu cara yaitu belajar... Belajar sendiri membutuhkan kreativitas agar kualitas dan semangat belajar semakin meningkat. Beberapa pikiran kreatif dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar bagi kita atau putra-putri kita misalnya :

1. Meja Belajar Lebih Rapi. Meja, adalah salah satu perangkat utama kegiatan belajar. Untuk itu wajib ada dan ditata sedemikian rupa agar Anak lebih betah.

2. Jadwal Pelajaran Karya Sendiri. Persilahkan Anak membuat sendiri Jadwalnya sehingga dapat memicu kreatifitasnya

5. Musik Ringan Pemicu Semangat. Irama dan musik adalah spesifikasi bidang kerja otak kanan, yang jika diaktifkan akan mampu menghilangkan kejenuhan anak.

7. Bermain Kartu Matematika. Permainan kartu, biasanya sangat menarik perhatian anak. Bahkan hanya sekadar mengoleksi beragam gambarnya pun mereka sudah senang.

8. TTS Sejarah. Cara menghafal dengan menggunakan hanya otak kiri, melelahkan dan tidak optimal. Sebaliknya dengan menciptakan sebuah permainan dan teka-teki tentang hafalan tersebut, akan mengaktifkan otak kanan dan membuat hafalan menjadi mudah.

9. Spidol Warna-Warni. Sensasi warna akan mengaktifkan otak kanan anak. 

10. Foto, Motto dan Hiasan di Dinding. Sifat dasar manusia adalah ia suka melihat dirinya sendiri. 
Kebanggaan itu, bisa dimanfaatkan untuk memacu semangat mereka dalam belajar.

11. Membuat Rekaman Pelajaran. Beberapa anak memiliki gaya belajar audio, yang lebih suka belajar menggunakan telinga, membuat rekaman pelajaran akan membantunya menangkap maksud pelajaran

12.Perpustakaan Mini. Semakin banyak buku dan fasilitas belajar yang tersedia, akan semakin mudah membangkitkan semangat belajar anak.


13. Merangkum dengan Mind Mapping. Cara kerja otak ternyata tidak linear, tetapi ke segala arah. Itu sebabnya, cara mencatat dengan hanya searah, yaitu horizontal dari kiri ke kanan, justru membuat otak cepat lelah. Dengan membuatnya menyebar ke segala arah, lebih mudah untuk ditangkap otak

14. Lagu Khusus Untuk Hafalan Pelajaran. Ciptakan lirik khusus sesuai bahan pelajaran yang dipelajari, menggantikan lirik lagu favorit yang sudah dihafal anak.

15. Kartu Pos Rumus-Rumus. Semakin menarik anak membuat hiasan untuk daftar kumpulan rumusnya, maka semakin bersemangat mereka menghafalnya.

Selain itu : 

- Percobaan-Percobaan Kecil. Percobaan sederhana, selain menggembirakan, juga memudahkan mereka untuk memahami bahan pelajaran.

- Seluruh Rumah Adalah Tempat Belajar. Pintu kamar, televisi, rak buku, hingga dinding kamar mandi yang ditempelkan kartu rumus/hafalan bisa berfungsi sebagai tempat belajar.

- Membuat Pertanyaan Sendiri. Pada dasarnya, orang lebih suka membuat pertanyaan daripada jawaban. Mintalah anak membuat pertanyaan sebanyak-banyaknya, karena secara langsung mereka telah menemukan jawabannya.

- Jika anda seorang guru, anda dapat meminta para siswa di kelas untuk membagi ide-ide kreatifnya dalam belajar kepada teman-temannya, dengan demikian akan memacu siswa yang lain untuk memberikan ide kreatif yang tersimpan selama ini.


Minggu, 05 Februari 2012

Jangan Pernah Menyerah !!!

Menyelesaikan sesuatu sampai akhir bukanlah hal yang mudah . Justru karena tidak mudah itulah , jika berhasil dilakukan , artinya menjadi amat bernilai . Di masa depan , adakalanya kalian akan menemui saat-saat sulit , saat-saat yang berat . Tetap , kalian akan dapat melaluinya dengan tidak menyerah .
Usaha yang kalian lakukan sekarang , tak akan membohongi kalian dimasa depan . Kalian sendirilah yang menentukan , sukses atau tidaknya masa depan kalian nanti .

Karena itu , NEVER GIVE UP ! 

Every tried . Every failed . No Matter . Try Again . Fail Again . Fail Better .