Pages

Senin, 06 Februari 2012

Learning Is Fun


Tips for Teenager

Apa yang terbayang ketika berbicara tentang liburan, nonton bareng, jalan-jalan? Bukankah semuanya adalah aktivitas yang menyenangkan? Meskipun hanya sebatas membayangkan bukankah ketika membayangkan aktivitas tersebut, yang tergambar adalah aktivitas yang membahagiakan? Lantas bagaimana bayangkan Anda ketika mendengar aktivitas belajar? Mungkin berbagai kesan akan muncul, nah bagaimana dengan pendapat Anda tentang belajar? Apakah aktivitas tersebut adalah aktivitas yang menyenangkan atau sebaliknya?
Belajar, termasuk didalamnya adalah belajar mata pelajaran di sekolah atau belajar mata kuliah, bagi sebagian besar orang adalah aktivitas yang menjemukan, aktivitas yang membosankan, menyiksa dan pasti tidak menyenangkan. Kebanyakan dari kita, jika diberikan kesempatan memilih antara belajar dan mengerjakan aktivitas lain sepertinya mending mengerjakan pekerjaan lain asal jangan belajar, nah bagaimana dengan pengalaman Anda?
Jika situasi ini yang terjadi maka bisa dipastikan kita belum mencintai belajar, jikalau belum mencintai belajar maka yang dirasakan belajar itu sulit, belajar itu membosankan, kita akan malas berlama-lama dengannya, semenit serasa satu jam, apapun yang berkaitan dengan hal ini menjadi aktivitas yang membosankan, nah jika sudah demikian bisa jadi belajar menjadi hal yang berat untuk dikerjakan, jika belajar itu dikaitkan dengan belajar mata pelajaran, nilai ujian yang di dapat biasanya kurang bagus. Imbasnya justru kita akan semakin benci dengan pelajaran itu, jika di skemakan akan menjadi seperti ini:
Sebaliknya mereka yang mencintai belajar, mereka akan dekat dengan aktivitas ini, merasa kangen untuk selalu bertemu, merasa satu jam serasa sekejap, sangat enjoy dan sulit untuk dipisahkan, dan ketika berpisah rasanya pengen segera ketemu, bisa jadi mimpinyapun belajar, nah inikan ciri-ciri orang yang jatuh cinta, dan biasanya mereka yang “jatuh cinta” dengan belajar akan

mendapatkan nilai pelajaran bagus, mereka selalu memiliki hubungan emosi positif dengan belaja, jika kita menyenangi belajar maka pikiran pun akan positif, jika pikiran positif maka tindakanpun positif, jika tindakan positif maka hasil-hasilnya pun akan positif dengan demikian hasil-hasil itu akan meningkatkan kecintaan kita terhadap belajar, skemanya menjadi seperti ini:
Tahukah bahwa sebenarnya suka atau tidak suka kitalah yang membuatnya, kitalah yang menciptakannya. Dengan atau tanpa disadari kitalah yang menghubungkan antara aktivitas tertentu dengan emosi tertentu, melalui pembiasaan melalui pengalaman, melalui informasi dan referensi dan sebagainya sehingga ketika aktivitas itu dilakukan maka secara otomatis hadir pula emosinya.
Orang yang jatuh cinta, bukankah sebelumnya biasa-biasa saja, hanya karena mereka selalu melihat sisi positif dari sesuatu yang dicintainya, lama kelamaan nyaman dan akhirnya jatuh cinta kan? Begitu pula dengan belajar, kita bisa “cinta lokasi” dengan yang namanya belajar.
Sekarang kita ambil contoh pelajran bahasa inggris, adakah yang merasa kelsulitan dengan pelajara itu? Mungkin awalnya kita tidak ada perasaan benci dengan pelajaran tersebut, tapi ada orang lain yang mungkin kita percayai dan kita hormati mengatakan bahwa pelajaran bahasa inggris itu sulit, mungkin awalnya kita tidak menganggap sulit, tapi ada kejadian emosional dalam sekali waktu ujian kamu jeblok dan mendapatkan nilai sangat rendah, atau pengalaman yang terus menerus terjadi sejak TK, SD, SMP lanjut ke SMA memiliki pengalaman dan perasaan yang sama terhadap bahasa inggris, SUSAH ! Betul?
Nah diantara semua hal itu, yang paling berpengaruh terhadap suka atau bencinya kita terhadap pelajaran bahasa inggris adalah kita sendiri, kitalah yang menciptakan perasaan itu, kitalah yang menghubungkan antara pelajaran bahasa inggris dengan perasaan benci itu, maka dengan cara yang sama kita bisa membuat diri kita menyukai bahasa inggris.
Bagaimana caranya?, mungkin itulah pertanyaan yang pertama kamu ajukan, nah berikut saya akan bagikan tipsnya, bagaimana caranya kita bisa mencintai belajar, semoga bermanfaat:
  1. Selalu katakan sesering mungkin dan yakinkan dalam hati bahwa bahasa inggris itu mudah dan aku sangat menyukainya, lakukan setiap bangun tidur, ketika hendak tidur, ketika bertemu dengan guru bahasa inggris, ketika belajar bahasa inggris, semakin sering semakin baik. Intinya adalah pengulangan dan melibatkan perasaan senang pada saat mengucapkannya.
  2. Bergabung dengan guru dan bertemanlah dengan mereka yang menggandrungi mata pelajaran tersebut, banyak-banyaklah berinteraksi dan banyaklah bertanya kepada mereka perihal pelajaran tersebut, dengan cara itu kita akan tahu apa yang menyebabkan mereka sangat gandrung dengan mata pelajaran.
  3. Cobalah untuk beberapa kali menciptakan bayangan dalam benak ketika kamu mendapatkan nilai yang luar biasa ketika menguasai pelajaran tersebut, apa perasaannya, apa yang Anda lakukan dengannya, bagaimana penghargaan orang lain kepada kamu, termasuk orang-orang yang paling dekat dengan kamu, dan bagaimana sikap mereka saat itu. Lakukan hingga benar-benar terimajinasikan.
  4. Carilah waktu dan tempat dimana kamu merasa belajar begitu teramat mudah, posisi menentukan prestasi memang benar adanya, tapi bukan untuk nyontek loh, tetapi untuk membuat Anda nyaman dan merasa tenang ketika berada di situ dan di saat itu.
Oya sobat, tidak membenci bukan berarti mencintai, ciri orang yang mencintai belajar dia tidak akan mengenal pamrih, apalagi mengharapkan nilai, dia lakukan atas dasar kesukaan, dia melewatkan hari dan waktu dengannya, kangen jika lama tidak berjumpa dengannya, selalu teringat dimanapun dan kapanpun, selalu terkesan dalam setiap pertemuan, nah seperti itu pulalah belajar, dengan cara itulah kita akan mendapatkan imbalan dari apa yang kita cintai.

Optimalkan Fungsi Otaknya

Otak anak Anda secerdas otak Einstein, tentu saja jika Anda mampu mengoptimalkan fungsi otak anak Anda dengan benar. Otak anak Anda terdiri dari otak kiri dan otak kanan, yang memiliki karakteristik dan fungsi berbeda, anak Anda juga dilahirkan dengan berbagai bakat kecerdasan yang menurut Howard Gardner disebut dengan multiple intelegences, dan anak Anda juga memiliki karakteristik dan cara yang unik, yang bisa jadi berbeda dengan cara dan gaya belajar anak yang lainnya.
Setiap orang dilahirkan dengan kondisi yang unik, dengan karakteristik dan kepribadian yang berbeda-beda, begitu pula dengan cara dan gaya belajar, pastinya sangat beragam. tidak ada yang bodoh atau pintar. Bisa jadi seorang anak dikatakan bodoh karena mata pelajaran yang diajarkan disampaikan dengan gaya yang berbeda dengan gaya belajarnya. Sebaliknya bisa jadi seorang anak dikatakan pandai, pintar, karena cara mengajarnya sesuai dengan cara belajar anak yang dianggap pintar tersebut.
Seandainya setiap orang tua memahami karekteristik, kerpibadian, gaya belajar anaknya, maka secara otomatis dia akan dapat menentukan cara mengajar yang efektif sehingga proses belajar akan menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Andalah arsitek bangunan masa depan mereka, melalui tangan Andalah para orang tua dan pendidik, Allah mentipkan makhluk ciptaanya, bersama Andalah mereka akan menghabiskan proses kehidupan terpenting dalam sejarah kehidupannya, maka jadikanlah diri Anda menjadi bagian dari sejarah keberhasilan mereka, dan biarkan mereka menorehkan sejarah kesuksesan mereka sehingga di masa depan mereka dapat membangun peradaban mereka yang gemilang.
Michelangelo pernah ditanya tentang karyanya bagaimana cara dia membuat pahatan yang begitu indah, dia menjawab keindahan itu sudah ada di dalam batu pahatannya, tugas dia adalah membuang bagian-bagian yang tidak diinginkan sehingga keindahan batu tampak dan terlihat indah. Begitulah tugas para orang tua dan guru terhadap anak-anak mereka, keindahan sudah Tuhan berikan kepada anak-anak Anda, tugas Anda adalah bagaimana memunculkan potensi mereka sehingga mereka menjadi mahluk yang utuh dengan segala potensi dan kelebihan yang ada pada diri mereka. Anda adalah Michelangelo bagi masa depan anak Anda, Andalah Maestronya…

Perlu Kesabaran Agar Bisa Berhasil

Bukan hanya dalam belajar saja , dalam bidang apapun diperlukan kesabaran yang cukup untuk bisa berhasil . Jika ingin meluncur dengan sempurna dalam permainan ski , atau jika ingin memukul bola dengan tajam dalam permainan tenis , kita butuh metode an pelatih yang handal dan yang paling penting adalah latihan kontinu setiap hari   . Untuk dapat berlatih secara kontinu setiap hari diperlukan pengorbanan dari anak juga orang tua . Perasaan bosan adalah hal yang wajar , akan tetapi bila anak tidak menyerah akan mendapatkan '' kemampuan yang sebenarnya '' , sehingga menjadi lebih bersemangat . Dengan belajar atau mengerjakan tugas secara teratur setiap hari , yang sepintas kelihatannya sepele , akan terbentuk kemampuan yang luar biasa . Seperti saat mendaki gunung yang tinggi , ada perasaan lelah dan ingin menyerah , tetapi saat mencampai puncak ada kepuasan yang luar biasa . Dalam pengalaman berhasil mendaki gunung yang tinggi , terdapat nilai yang besar . Dan untuk dapat melewati gunung tersebut , diperlukan dorongan dan semangat dari orang tua . 

Tips Kreatif Menumbuhkan Semangat Belajar



Untuk mendapatkan ilmu hanya ada satu cara yaitu belajar... Belajar sendiri membutuhkan kreativitas agar kualitas dan semangat belajar semakin meningkat. Beberapa pikiran kreatif dibutuhkan untuk menciptakan suasana belajar bagi kita atau putra-putri kita misalnya :

1. Meja Belajar Lebih Rapi. Meja, adalah salah satu perangkat utama kegiatan belajar. Untuk itu wajib ada dan ditata sedemikian rupa agar Anak lebih betah.

2. Jadwal Pelajaran Karya Sendiri. Persilahkan Anak membuat sendiri Jadwalnya sehingga dapat memicu kreatifitasnya

5. Musik Ringan Pemicu Semangat. Irama dan musik adalah spesifikasi bidang kerja otak kanan, yang jika diaktifkan akan mampu menghilangkan kejenuhan anak.

7. Bermain Kartu Matematika. Permainan kartu, biasanya sangat menarik perhatian anak. Bahkan hanya sekadar mengoleksi beragam gambarnya pun mereka sudah senang.

8. TTS Sejarah. Cara menghafal dengan menggunakan hanya otak kiri, melelahkan dan tidak optimal. Sebaliknya dengan menciptakan sebuah permainan dan teka-teki tentang hafalan tersebut, akan mengaktifkan otak kanan dan membuat hafalan menjadi mudah.

9. Spidol Warna-Warni. Sensasi warna akan mengaktifkan otak kanan anak. 

10. Foto, Motto dan Hiasan di Dinding. Sifat dasar manusia adalah ia suka melihat dirinya sendiri. 
Kebanggaan itu, bisa dimanfaatkan untuk memacu semangat mereka dalam belajar.

11. Membuat Rekaman Pelajaran. Beberapa anak memiliki gaya belajar audio, yang lebih suka belajar menggunakan telinga, membuat rekaman pelajaran akan membantunya menangkap maksud pelajaran

12.Perpustakaan Mini. Semakin banyak buku dan fasilitas belajar yang tersedia, akan semakin mudah membangkitkan semangat belajar anak.


13. Merangkum dengan Mind Mapping. Cara kerja otak ternyata tidak linear, tetapi ke segala arah. Itu sebabnya, cara mencatat dengan hanya searah, yaitu horizontal dari kiri ke kanan, justru membuat otak cepat lelah. Dengan membuatnya menyebar ke segala arah, lebih mudah untuk ditangkap otak

14. Lagu Khusus Untuk Hafalan Pelajaran. Ciptakan lirik khusus sesuai bahan pelajaran yang dipelajari, menggantikan lirik lagu favorit yang sudah dihafal anak.

15. Kartu Pos Rumus-Rumus. Semakin menarik anak membuat hiasan untuk daftar kumpulan rumusnya, maka semakin bersemangat mereka menghafalnya.

Selain itu : 

- Percobaan-Percobaan Kecil. Percobaan sederhana, selain menggembirakan, juga memudahkan mereka untuk memahami bahan pelajaran.

- Seluruh Rumah Adalah Tempat Belajar. Pintu kamar, televisi, rak buku, hingga dinding kamar mandi yang ditempelkan kartu rumus/hafalan bisa berfungsi sebagai tempat belajar.

- Membuat Pertanyaan Sendiri. Pada dasarnya, orang lebih suka membuat pertanyaan daripada jawaban. Mintalah anak membuat pertanyaan sebanyak-banyaknya, karena secara langsung mereka telah menemukan jawabannya.

- Jika anda seorang guru, anda dapat meminta para siswa di kelas untuk membagi ide-ide kreatifnya dalam belajar kepada teman-temannya, dengan demikian akan memacu siswa yang lain untuk memberikan ide kreatif yang tersimpan selama ini.


Minggu, 05 Februari 2012

Jangan Pernah Menyerah !!!

Menyelesaikan sesuatu sampai akhir bukanlah hal yang mudah . Justru karena tidak mudah itulah , jika berhasil dilakukan , artinya menjadi amat bernilai . Di masa depan , adakalanya kalian akan menemui saat-saat sulit , saat-saat yang berat . Tetap , kalian akan dapat melaluinya dengan tidak menyerah .
Usaha yang kalian lakukan sekarang , tak akan membohongi kalian dimasa depan . Kalian sendirilah yang menentukan , sukses atau tidaknya masa depan kalian nanti .

Karena itu , NEVER GIVE UP ! 

Every tried . Every failed . No Matter . Try Again . Fail Again . Fail Better . 




Tips Untuk Mengatasi Kemalasan Dalam Belajar

Sebagai seorang pelajar, kewajiban utama kita adalah belajar, untuk menggapai cita-cita setinggi-tingginya kita harus rajin belajar serta berdoa, tetapi dibalik itu pasti kita pernah merasakan malas belajar, entah karena capek, lingkungan yang tidak mendukung atau ingin bermain terus, maka kita harus mengatasi rasa malas itu dengan cara seperti berikut:
1.Niat Senang
Kalau kita sedang malas, kita harus bersugesti bahwa belajar itu menyenangkan, Tapi kalau kita sudah tidak senang maka apa yang kita pelajari itu tidak akan menyenangkan dan akan membuat kita semakin malas , selain itu itu kita harus bisa mencintai pelajaran yang sedang kita pelajari agar lebih mudah dimengerti .
2.Berpindah-pindah Tempat
Biasanya kalau kita belajar hanya di satu ruangan lama-kelamaan merasa bosan dan malas, sebaiknya kalau kita sudah malas berpindahlah tempat untuk mencari suasana yang baru.
3. Istirahat Sejenak
Jika kita sudah belajar terlalu lama, malas dan tidak mood akan terasa, rasa itu kita hilangkan dengan cara istirahat sejenak untuk minum, mendengarkan musik ataupun sekedar duduk.
4. Ganti Pelajaran
Malas belajar juga bisa disebabkan oleh sulitnya memahami pelajaran tersebut, jika sudah begitu sangat sulit untuk memahami dan mengetahui maksudnya, sebaiknya ganti mata pelajaran dengan materi yang lebih mudah atau lebih menyenangkan.
5. Berpindah Posisi
Belajar terlalu lama membuat kita gerah,cara mengatasinya dengan berganti-ganti posisi,contoh: awalnya kita duduk di kursi lalu kita berdiri atau duduk di lantai asalkan jangan belajar dengan posisi tiduran atau tengkurap karena sangat memungkinkan untuk mengantuK .
Intinya kita harus bisa menyukai pelajaran yang sedang kita pelajari terlepas kita menyukai atau tidak , dengan cara ini mungkin kalian bisa tidak menjadi malas belajar lagi .

Bagaimana Agar Kita Mempunyai Kebiasaan Belajar Setiap Hari ?

Parenting Tips

Banyak orang yang seringkali menumpuk tugas atau pekerjaannya untuk kemudian mengerjakannya sekaligus . Misalnya , tugas untuk dikumpul disekolah besok malah dikerjakan saat hari pengumpulan tugas atau kemarinnya , harusnya lebih baik kita mengerjakan tugas dari setelah kita diberi tugas dengan memanfaatkan waktu yang ada . Tentu saja , pelajarannya pun menjadi tidak bisa maju dan semangat belajarnya pun menurun . Bila akhirnya tugas dikerjakan juga , meskipun dengan terpaksa dengan jumlah yang banyak pula . Mereka seringkali melakukan banyak kesalahan . Mengapa bisa terjadi hal seperti itu ? Hal ini karena dalam keluarga tidak menerapkan '' BELAJAR SETIAP HARI " , biasanya karena orangtuanya bersikap terlalu lemah . Bila seorang seorang anak mengatakan " Mengantuk atau akan dikerjakan besok " , orangtua menyerah . Anak pun akan berusaha sekuat tenaga mendapatkan hal yang menyenangkan yaitu tidak jadi mengerjakan tugas . Dengan bertambahnya usia , seorang anak jadi semakin bisa berakting dengan baik . Belajar dari pengalaman , mereka dapat membuat orang tua menyerah . Sehingga si anak menjadi '' pandai berakting karena terbiasa'' , dan banyak mendapatkan pengalaman keberhasilan yang negatif , sehingga lama kelamaan ia akan menjadi anak yang menyusahkan . 
Pentingnya bagi orangtua untuk mengetahui alasan yang sebenarnya mengapa anak tidak mau mengerjakan tugas atau belajar , mungkin karena tugasnya terlalu sulit untuk diselesaikan atau mungkin si anak menginginkan orangtua mereka ikut menunjukkan minat pada tugas yang sedang ia kerjakan . Tentu saja , perlu dipertimbangkan juga apakah anak sedang kurang sehat . Namun apabila hanya karenna merasa malas saja , orangtua  jangan menyerah . Bila berpikir ingin mendidik anak yang hebat , teguhkan hati dan minta anak untuk mengerjakan tugasnya secara tertur atau kontinu . Maka lebih efektif apabila orangtua mendampingi anaknya dan mengatakan '' Ya , berikutnya , iya .. betul , berikutnya ..'' sambil menunjuk soal satu-satu atau dengan cara lain yang positif . Meskipun awalnya si anak mengerjakan tugas mereka denga ogah-ogahan , setelah irama belajarnya teratur , tanpa disadari anak mulai bisa berkonsentrasi .

Sikap orangtua yang tidak mau kompromi seperti itu , biasanya anak akan menyerah dalam arti yang positif . Anak akan tahu " Biar bagaimanapun ia harus mengerjakan " dan meskipun lamban , anak mau langsung mengerjakan bila diingatkan . Sebagai gantinya , bila anak telah berusaha mengerjakan tugas pada hari tersebut , meskipun harus disuruh dengan susah payah , sangat penting memberika pujian dan memeluknya dan katakan '' Meskipun sudah mengatuk , tapi kamu sudah berusaha dengan baik " , dsb . Penting bagi orangtua untuk menerabkan sikap ekstrim yang saling bertentangan yaitu bersikap '' lembut '' dan '' tegas '' serta mengetahui kapan dan mana yang harus diterapkan tergantung kondisi saat itu . Bila , \anak hanya didik dengan sikap lembut , anak menjadi seenaknya sendiri , sedangkan bila hanya dngan sikap tegas , anak akan memberontak .
Kesimpulannya , untuk membuat anak mempunyaikebiasaan '' belajar setiap hari '' , anda harus memahami alasan sebenarnya mengapa anak tidak mau melakukannya . Bila mereka tidak mau belajar karena malas , anda harus menghadapinya dengan sikap yang keras dan tegas . Sikap tegas tersebut satu per satu akan tertanam di dalam hati anak , bahwa faktanya adalah '' Meskipun tidak ingin mengerjakan pun , mereka harus berusaha untuk mengerjakan '' . Dari sana akan tumbuh keyakinan dan rasa percaya diri pada anak , dan sedikit demi sedikit mereka akan tumbuh menjadi orang yang tidak suka menunda suatu pekerjaan .
Bila anda melakukan hal seperti itu secara optimis , semangat anda sebagai orangtua akan semakin meningkat , inner beauty dalam diri anda pun menjadi lebih bersinar . 


Dengan Metode ini bukan hanya anak yang belajar , tetapi orangtua pun ikut tumbuh berkembang .

Cara Membangun Minat Membaca

Membaca merupakan kegiatan yang produktif  untuk dilakukan,  mengingat membaca begitu penting untuk dilaksanakan dalam kehidupan manusia banyak manfaat yang dapat diambil  dari kegiatan  membaca  dengan demikian    mengingatkan akan pentingnya kegiatan membaca sebagai upaya yang sangat bermanfaat bila anak-anak sejakdini sudah diajari untuk membac, agar nantinya dapat terbiasa, namun perlu diingat orang tua dalaam melaksanakannya untuk tetap memperhatikan perkembangan dari anak, sehingga tidak terdapat unsur pemaksaan dalam penanamanya. Minat membaca pertama kali harus ditanamkan melalui pendidikan dan kebiasaan keluarga.
Membaca adalah proses untuk memperoleh pengertian dari kombinasi beberapa huruf dan kata.Menurut Juel (1988) mengartikan bahwa membaca adalah proses untuk mengenal kata dan memadukan arti kata dalam kalimat dan struktur bacaan. Hasil akhir dari proses membaca adalah seseorang mampu membuat intisari dari bacaan. Berdasar pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa minat membaca adalah kekuatan yang mendorong anak untuk memperhatikan, merasa tertarik dan senang terhadap aktivitas membaca sehingga mereka mau melakukan aktivitas membaca dengan kemauan sendiri. Aspek minat membaca meliputi kesenangan membaca, frekuensi membaca dan kesadaran akan manfaat membaca.
Minat membaca perlu ditanamkan dan ditumbuhkan sejak anak tetapi hal ini semua tidak dapat terlepas dari peran orang tua dalam menumbuhkan minat baca anak. Pentingnya pedidikan keluarga merupakan konsekuwensi rasa tanggung jawab orang tua terhadap anaknya, didalam keluarga anak mulai mengenal hidupnya hal ini perlu disadari bahwa anak dilahirkan dalam lingkungan keluarga tumbuh dan berkembangnya hingga anak melepaskan diri dari keluarga oleh karena itu begitu besarnya pengaruh orang tua terhadap anaknya maka dalam hal ini merangsang minat baca anak – anak  sebagai upaya untuk  melatih  membaca  sejak dini.
Pada dasarnya setiap bayi yang dilahirkan didunui memiliki  potensi yang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,dan setiap anak mampu memaksimalkan potensinya dengan cara yang sangat personal tetapi ini semua memerlukan perhatian agar potensi yang dimiliki anak dapat berkembang secar baik. Penanaman membaca sejak dini sebagai wujud investasi  agar anak menjadikan anak  untuk lebih baik adalah idaman setiap orang tua , anak ibarat setangkai bunga  akan tumbuh secara sempurna  jika di tanam pada tempat yang tepat, terawat dengan baik  dan penuh kasih sayang  begitu pula anak akan dapat tumbuh  dan berkembang secara baik apabila diberi perhatian dari orang tua .
Apakah metode yang dipakai menggunakan kekerasan?
Cara orang tua dalam mendidik anaknya merupakan factor yang menentukan bagi keberhasilan  proses belajarnya sebab Dalam proses pengajaaran setidaknya, tidak menggunakan unsur pemaksaan dan kekerasan   hal ini  dapat mengakibatkan anak- anak akan enggan  untuk belajar dan akan benci terhadap bacaan. Dalam mengajarinya orang tua dapat menggunkan cara yang dinilai edukatif misalnya sambil bermain anak di ajari membaca ini akan lebih baik dan lebih menyenangkan.
Mendidik anak terlalu keras, memaksa anak untuk belajar dan tanpa memperhatikan faktor-faktor yang ada adalah cara mendidik anak yang salah  hal ini dapat menjadikan anak  malah ketakutan  disebabkan tekanan  tersebut. Orang tua harus mengetahui kapan anak  waktunya dididik dengan kekerasan  dan kapan waktunya dididik  dengan lamah lembut dan penuh kasih sayang.   Diera perkembangan  ilmu pengetahuan dan teknologi  semakin maju  dan berkembang pesat sehingga adanya perkembangan  dan kemajuan  tersebut  menimbulkan   dampak bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, baik segi positif maupun negatif. Misalnya kita akan mengajarai tentang huruf lepas contohnya huruf” B” huruf yang memiliki dua perut besar, berbeda lagi dengan huruf “D” yang memiliki satu perut ini hanya contoh tentunya orang tua untuk lebih kreatif dalam mengajarkannya membaca agar anak mudah memahaminya. Akan tetapi usaha yang dilakukan tidak barhenti sampai disini ada faktor lain yang cukup berperan Lalu adakah sumber  penunjang di  rumah?
Saat ini hampir setiap rumah  memiliki bacaan baik di peroleh melalui pinjam maupun milik sendirioleh karena itu  sejatinya untuk menumbuh kembangkan  minat membaca ini tidak dapat terlepas dari tersedianya bahan bacaan dirumah  seperti buku, Koran, majalah, komik. Minat membaca tidak  tumbuh secara otomatis  hal ini perlu dirangsang agar dapat tumbuh secara baik. Minat belajar anak  sangat penting dalam proses  pembelajaran  dari dalam minat memiliki pengaruah cukup besar dalam belajarnya. aktivitas membaca akan dilakukan oleh anak atau tidak sangat ditentukan oleh minat anak terhadap aktivitas tersebut. Di sini nampak bahwa minat merupakan  motivator yang kuat untuk melakukan suatu aktivitas.
Secara umum minat dapat diartikan sebagai suatu kecenderungan yang menyebabkan seseorang berusaha untuk mencari ataupun mencoba aktivitas-aktivitas dalam bidang tertentu. Minat juga diartikan sebagai sikap positif anak terhadap aspek-aspek lingkungan. Ada juga yang mengartikan minat sebagai kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan menikmati suatu aktivitas disertai dengan rasa senang Membaca akan dapat menarik apabila orang tua memahami minat anaknya apabila diliat dari tersedianya sumber bacaan di rumah, .merangsang minat baca  anak sebagai bentuk yang memiliki filter berfikir yang baik dengan demikian anak tidak mudah terbawa oleh arus  yang tidak jelas lalu yang menjadi pertanyaan adakah buku bacaan yang sesuia  kebutuan  anak-anak ? dengan tersedianya buku bacaan khusus yang sesuai dengan minat anak maka ini akan mempermudah anak  dalam belajarnya  dan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perkembangannya.
Minat membaca perlu ditanamkan dan ditumbuhkan sejak anak masih kecil sebab minat membaca pada anak tidak akan terbentuk dengan sendirinya, tetapi sangat dipengaruhi oleh stimulus yang diperoleh dari lingkungan tempatnya berinteraksi anak tersebut. Keluarga merupakan lingkungan paling awal dan dominan dalam menanamkan, menumbuhkan dan membina minat membaca anak. Orang tua perlu menanamkan kesadaran akan pentingnya membaca dalam kehidupan manusia untuk itu orang tua dapat menjadikan dirinya teladan bagi anaknya hal ini agar ada keterkaitan antara penanaman membaca  hal ini untuk menatap masa depan yang lebih baik.


Jangan Pernah Menyerah Jika Menemui Kesulitan

Banyak orang mengakui bahwa terkadang mereka pasti pernah menemui kesulitan saat belajar . Walaupun begitu , orang-orang yang sudah sukses tidak bertekad dan berhenti untuk menyerah . Menurut mereka , agar tidak kehilangan motivasi kita harus berusaha dan tetap fokus pada kemajuan belajarnya .

Pentingnya Belajar Secara Kontinu

Pernahkah kalian melihat sebuah pohon tumbuh ? Kelihatannya tidak . Tapi mengapa dari sebutir biji bisa berubah menjadi sebatang pohon yang besar ? Ternyata pohon tersebut tumbuh setiap saat , walaupun kita tidak pernah melihatnya . Prinsip tersebut sama dengan belajar . Kalian tidak pernah tahu kapan tepatnya kalian menjadi pintar . Pengetahuan kalian terakumulasi sedikit demi sedikit , tanpa disadari . Walaupun belajar sedikit demi sedikit , asalkan konsisten , pasti akan memperoleh kemajuan yang besar .
Dengan belajar dan mengerjakan tugas setiap hari secara kontinu tanpa mengenal lelah sesungguhnya kalian telah mempelajari kehidupan yang luar biasa . Tidak banyak kesempatan untuk bisa mendapatkan pengalaman seperti ini . Pikirkanlah betapa  luar biasanya pengalaman mencapai keberhasilan itu dann juga pengalaman tersebut dapat merubah kehidupan kalian . Kadang-kadang belajar setiap hari jadi membosankan dan ingin libur atau berhenti saja . Walaupun rasa bosan saat belajar tiap hari itu biasa , tapi bukan untuk kita turuti .


Apakah kalian punya rautan pensil ? Rautan kita pakai setiap hari untuk meraut pensil yang akan kita pakai . Saat rautan itu masih baru , proses meraut sangatlah mudah lama-lama menjadi semakin susah . Mengapa ? Karena rautan itu menjadi tumpul . Terpaksa kalian membuang rautan tersebut dan membelinya dengan yang baru . Jika kalian menuruti rasa bosan dan memutuskan untuk berhenti belajar , kita akan menjadi seperti rautan tersebut . Karena jika kita berhenti belajar suatu saat otak kita akan menjadi tumpuldan bisa-bisa jadi orang yang tercampakkan .

Waktu tidak bisa diputar kembali , oleh karena itu asahlah kemampuan kalian setiap saat , seperti pohon yang terus tumbuh walaupun sedikit demi sedikit . Tidak pernah satu hari pun mereka merasa bosan untuk tumbuh , karena jika mereka tidak  melakukannya berarti mati ....