Pages

Selasa, 03 Januari 2012

Mengamati Proses Pembentukan Diri Melalui Tahapan Berpikir

Tingkat berfikir seseorang terbentuk melalui proses panjang sebuah proses  panjang yang tidak di sadari manusia secara langsung proses berpikir seseorang  terbentuk tiap saat, saat manusia tersebut tumbuh dewasa, bersosialisasi dengan sekelilingbya dan melalui proses berfikir.
Menyadari secara  jelas dan benderang, tahapan yang membentuk prosesberfikir seorang manusia, akan, membantu kita untuk menentukan, mengkontrol dan bahkan  mengendalikan banyak hal dalam hidup kita, yang membantu terbentuknya proses berfikir kita. Praktisnya, anda jadi mana dalam proses mengetahui berada pada tahapan mana dalam proses pembentukan pikiran, dan bagaimana untuk membentuk pikiran yang bersifat positif atau membangun selain itu anda dapat jadi lebih peka terhadap  anak anda orang-orang terdekat anda yang sedang dalam tahapapan membentuk roses berfikir yang ideal. Bagian dalam kehidupan apa saja kah yang membentuk proses berfikir kita? 


1. Tahapan pertama yang membentuk proses berfikir kita adalah Orang tua. Seseorang yang pertama kali menjumpai kita di dunia, memberikkan bentuk yang sempurna dari seorang manusia sempurna, bagi anda. Ratu Elkizabeth II yang berkata, "Aku belajar seperti proses belajarnya kera, yaitu dengan menyaksikan dan meniru mereka" 
Melalui orang tua, kita belajar berbagai macam pengetahuan dasar. belajar berkata-kata, berekspresi (gerakkan tubuh dan wajah), berprilaku, menanamkan, norma dasar dalam hidup kita, memilih keyakinan, menanamkan nilai-nilai luhur pada diri kita. 
2. Tahapan kedua adalah Keluarga selain ayah dan ibu yang merupakan Orang tua, tentu saja ada saudara(kakak,adik),paman,bibi,kakek,nenek. kita sering kali menjupai,seorang adik,yang cenderung mencontoh perilaku kakaknya.atau seorang kakek dan nenek,yang menganjarkan berbagai macam hal pada cucunya.
3. Tahapan ke tiga adalah Masyarakat.Yang di maksud masyarakat adalah orang-orang di sekitar yang berinteraksi dengan kita
4. Tahapan yang keempat adalah Sekolah. Merupakan sebuah sistem organisasi sosial yang kita jumpai setelah keluarga.Sekolah memberikan berbagai norma dan nilai-nilai baru pada kita.teman dan lingkungan sosial yang baru .
Berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang-orang baru,menyebabkan dunia berfikir kita semakin kaya dan luas.guru atau pendidik juga memberikan pengaruh yang luas pada proses berfikir kita guru yang baik tidak hanya memberikan pengetahuan tentang akademis,tetapi juga pengetahuan tentang norma dan nilai luhur dalam hidup.guru yang baik juga mampu untuk mendidik dan mengajarkan muridnya untuk memberdayakan pikirannya.
5. Tahapan yang ke lima adalah teman.berteman merupakan proses aktualisasi diri kita pertama kali dalam kehidupan,karna dalam berteman,kita sendiri yang menentukan pilihan,dengan siapa kita memilih untuk mengaktuallisasikan diri.
teman merupakan bukti dari ke bebasan dan penerimaan dari masyarakat pada diri kita.melalui teman kita jga belajar bermacam hal.positif maupun negatif, yang keseluruhannya membentuk diri kita keseluruhan.
6. Tahapan yang terakhir adalah Diri Sendiri. Akal dan hati menyerap berbgai macam pemikiran dan hal-hal baru dari luar yang terekam dalam otak kita. Tugas kita untuk kemudian membentuk semuanya secara keseluruhan menjadi milik kita sendiri. Menjadi pikiran kita sendiri. Akal kita yang bertugas menggabungkan sikap baru dengan data-data sebelumnya yang baru didapatkan. Melalui proses berfikir , akan melahirkn pengetahuan , pemahaman , nilai , keyakinan dan prinsip.

0 komentar:

Posting Komentar