Pages

Selasa, 03 Januari 2012

Salah Motivasi Takut Yang Di Dapat

Ada seorang anak laki-laki yang bernama Brave - lahir diurutan pertama . Pandangan yang beredar di masyarakat menyatakan bahwa seorang anak laki-laki harus mampu tumbuh menjadi anak yang pemberani dan mampu melindungi adik-adiknya maupun orangtuanya . Namun pada perkembangan anak ini , terjadi penyimpangan . Si anak tumbuh menjadi anak yang takut suasana gelap dan takut suasana guntur .
Sebagai orang tua , penyimpangan ini disikapi dengan pemberian motivasi seperti ini '' Mama aja , dulu waktu kecil berani sama gelap . Waktu itu umur mama masih lebih kecil dari kamu loh  . Masa kamu sudah SD masih saja takut . Kalau kamu masih bayi , wajar kamu takut gelap . Sekarang kan udah gede , udah punya adik lagi" . atau " Ayo dong kak .. masa sama guntur aja takut . Kan ada mama disini " atau " Ingat loh .. nama kakak kan Brave , artinya itu pemberani . Jadi anak yang pemberani dong " . Motivasi yang diberikan sang Bunda , justru membuat Brave menjadi lebih ciut nyalinya menghadapi suara keras dan gelap . Bahkan rasa takutnya ini jadi merembet menjadi takut bertemu orang lain . Rasa takut Brave tentu penya sejarah sebelumnnya . Usut punya usut , ternyata ketika Brave masih balita pernah dikunci di kamar mandi oleh beby sitternya . Pengalaman traumatis ini , yang belum mendapatkan penanganan terbawa hingga sekarang dan diperparah dengan kesalah memberi motivasi kepada Brave . Maksud sang ibu adalah baik yaitu menumbuhkan keberanian dalam diri anaknya namun kurangnya satu langkah dalam pemberian motivasi menyebabkan motivasi tersebut tidak diterima dengan baik oleh bawah sadar si anak .
Langkah apa yang kurang ? 



Motivasi ... kata populer dalam mendidik anaka-anak .. Mulai dari orang tua hingga kepala sekolah , pasti pernah melontarkan kata ajaib ini . " Anak ibu kurang dimotivasi , tolong ya dimotivasi dirumah " . Atau '' Motivasinya mudah dipengaruhi temen-teman jadinya dia sering ikut-ikutan ulah temennya . Tolong diperhatikan ya '' Pernah mendengar himbauan ini ?

Apakah motivasi itu ? Menurut kamus Merriam-webster's 11th , motivasi adalah suatu ( seperti kebutuhan atau keinginan  ) yang menyebabkan seseorang mau bertindak atau bereaksi . Defenisi yang baik bukan ? Karena baiknya , banyak orang yang menggunakannya namun seringkali kelebihan dosis , sehingga kurang menjadi tepat guna .

Berikut langkah-langkah pemberian motivasi agar lebih berhasil dan di dengar anak :
1. Pahami dan terima semua perasaan dan pikiran anak Rasa takut , rasa malas , rasa tidak aman , rasa cemas , pastilah berawal dari pemikiran yang salah yang tercipta dalam otak anak . Tugas Orang tua pada saat awal ini adalah menggali kesalahan-kesalahan pemikiran dari anak yang menyebabkan ia memiliki rasa takut dan perasaan negatif lainnya . Setelah mendapatkan pemikiran salah yang melatar belakangi munculnya perasaan itu , maka tugas selanjutnya adalah menerima dan memahami perasaan dan pemikiran tersebut . Keselahan terbesar orang tua adalah justru menertawakan , mengabaikan dan meremehkan perasaan anak . Akibatnya , anak menjadi semakin jauh dengan kita , sebagai orangtua dan ia menjadi tidak berani terbuka dan jujur lagi . Ada juga anak yang tidak termotivasi dalam belajar lebih dikeranakan ia merasa kurang diperhatikan oleh orang tua . Dampaknya ia menjadi malas belajar supaya mendapatkan perhatian walau negatif .
Dengan dimarahi atau ditemani ketika belajar , anak mendapatkan hal yang diinginkannya yaitu perhatian dan dekat dengan orang tua  . Jika hal ini terjadi pada diri anak anda terimalah perasaan kurang diperhatikan tersebut dan mulailah memberikan perhatian pada anak dengan memiliki waktu berdua diluar jam belajar .

2. Berikan pemikiran yang benar 
Setelah tau latar belakang pemikirannya yang mebawa pada munculnya perasaan yang negatif , tugas Orang tua selanjutnya adalah meluruskannya . Misalnya juka anak merasa takut denga ujian yang akan dhadapi besok . Cukup katakan " Terkadang rasa takut itu mebuat kita menjadi lebih siaga sehingga lebih waspada terhadap apa yang akan dihadapi besok '' . Jadi rasa takut itu sebenarnya pengingat kita untuk menghadapi suatu tantangan . Atau " Kadang-kadang mama harus menghadapi dulu tantangannya , kerjakan dan selesaikan dulu , baru akhirnya mama sadar bahwa sebenarnya mama itu pintar juga lo '' . Ujian itu memamng rasanya menakutkan tapi kalau kita sudah belajar , istirahat yang cukup , mama rasa pasti kita semua akan berhasil melewati . kalaupun ternyata masih kurang memuasakan ya tidak masalah nanti pasti akan lebih baik lagi ''


3 . Berikan sugesti bahwa kita percaya pada kemampuan anak Pemberian sugesti ini akan membantu anak untuk mempercayai dirinya sendiri . Kadang kala rasa percaya diri timbul ketika ada satu orang yang percaya bahwa kita memiliki kemampuan untuk menghadapi suatu tantangan . Bagi suatu orang '' Satu orang '' itu adalah kita sebagai orangtuanya atau orang terdekatnya . Cukup katakan '' Papa percaya , malam ini kamu akan tidur dengan enak dan besok akan buka mata dengan badan yang segar . Atau '' Mama yakin ujian besok dapat kamu kerjakan dengan teliti dan rapi , kerjakan saja dan nikmati semuanya , ok ! '' 

0 komentar:

Posting Komentar